Sabtu, 07 Februari 2015

" MELAKUKAN SHALAT DHUHA "

Bismillahirrahmanirrahim
Assalaamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh


”Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 2 rakaat,
dia TIDAK AKAN dicatat dalam kelompok orang-orang yang LUPA.

Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA4 rakaat,
dia dicatat dalam kelompok orang-orang yang AHLI IBADAH.

Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 6 rakaat,
pada hari itu segala kebutuhannya DICUKUPI oleh ALLAH SWT.

Siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 8 rakaat,
maka ALLAH SWT mencatatnya termasuk golongan yang TUNDUK 
dan menghabiskan waktunya untuk BERIBADAH.

Dan, siapa yang mengerjakan shalat DHUHA 12 rakaat,
maka ALLAH SWT membangunkan baginya sebuah ISTANA INDAH DALAM SURGA.
Tidak ada dalam sehari-semalam kecuali ALLAH SWT pasti MEMBERIKAN ANUGERAH 
serta SEDEKAH kepada hambaNYA” 
(HR. Thabrani dan Abu Daud).

Alhamdulillahirabbil'alamin
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh  



Jumat, 06 Februari 2015

" DOA KESELAMATAN DIRI DAN KELUARGA "

Bismillahirrahmanirrahim
Assalaamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh


Inilah doa yang diajarkan Rasulullah Saw untuk keselamatan diri dan keluarga, agar diri dan keluarga dihindarkan dari kejahatan manusia, binatang, dan bala bencana.

إِنَّ رَبِّيَ اللَّهُ هُوَ الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمُ ،
مَا شَاءَ اللَّهُ كَانَ وَمَا لَمْ يَشَأُ لاَ يَكُونُ لاَ حَوْلَ ،
وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ ،
أَشْهَدُ أَنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ،
وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا،
أَعُوذُ بِالَّذِي يُمْسِكُ السَّمَاءَ أَنْ تَقَعَ عَلَى الأَرْضِ إِلاَّ بِإِذْنِهِ
مِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ رَبِّي آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا إِنَّ رَبِّي عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Inna robbiyalloohu Huwalladzii laa ilaaha illa Huwa ‘alaihi tawakkaltu wahuwa Robbul ‘arsyil ‘adhim. Maa syaa Alloohu kaana wamaa yasyaa-u laa yakuunu, laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adhiim. Asy hadu innallooha ‘alaa kulli syai-in qodiir. Wa annallooha qod ahaatho bikulli syai-in ‘aliima. A’uudzu billadzii yumsikus samaa-i an taqqo’a ‘alal ardhi illaa bi-idznih min syarro kulli daabbatin robbiya aakhidzi binaashiyatihaa. Inna robbii ‘alaa shirootim mustaqiim.

“Sesungguhnya Tuhanku, tiada Tuhan yang sebenarnya yang berhak disembah melainkanNya, ke atasNya aku bertawakkal, dan Dialah Tuhan yang memiliki arasy yang agung, .Apa sahaja yang dikehendakinya tentu akan berlaku, dan apa yang tidak dikehendakinya tidak akan berlaku.Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan izin Allah yang maha tinggi lagi maha agung.Aku bersaksi bahawa Allah maha berkuasa atas segala sesuatu dan pengetahuanNya meliputi segala sesuatu.Aku memohon perlindungan kepadaNya yang maha berkuasa menahan langit dari jatuh ke atas bumi melainkan dengan izinNya, aku memohon perlindunganNya dari kejahatan segala makhluk yang bergerak di muka bumi yang berada di bawah kuasaNya. Sesungguhnya Tuhanku tetap di atas jalan yang lurus”
(HR. Tirmidzi).

Abu Darda r.a menjelaskan bahwa ia mendengar Nabi Saw bersabda: “Siapa yang mengamalkan doa ini (doa di atas, Red) dibacakan pada waktu pagi dan petang, dia tidak akan melihat hal yang tak diinginkan terjadi pada menimpa diri, anak-anak, pasangan, dan rumahnya”
(HR. Thabrani).  

Wallahu a’lam.
Alhamdulillahirabbil'alamin
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 



Selasa, 27 Januari 2015

" IMAN - AMAL - AL QUR'AN DAN PERBUATAN "

Bismillahirrahmanirrahim
Assalaamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh


Dari Abu Malik Al Haritsy bin ‘Ashim Al ‘Asy’ary radhiallahuanhu
dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda:  
Bersuci sebagian dari iman,  
Al Hamdulillah dapat memenuhi timbangan, 
Subhanallah dan Al Hamdulillah 
dapat memenuhi antara langit dan bumi, 
Shalat adalah cahaya, 
shadaqah adalah bukti,
Al Quran dapat menjadi saksi yang meringankanmu 
atau yang memberatkanmu. 
Semua manusia berangkat menjual dirinya,
ada yang membebaskan dirinya (dari kehinaan dan azab) 
ada juga yang menghancurkan dirinya.       
(Riwayat Muslim).

Kandungan Hadist:
1.   Iman merupakan ucapan dan perbuatan, bertambah dengan amal saleh dan keta’atan dan berkurang dengan maksiat dan dosa.
2.   Amal perbuatan akan ditimbang pada hari kiamat dan dia memiliki beratnya.
3.   Bersuci merupakan syarat sahnya ibadah, karena itu harus diperhatikan.
4.   Menjaga shalat akan mendatangkan petunjuk dan memperbaiki kondisi seorang muslim terhadap manusia, membedakannya dengan akhlaknya dan perilakunya, kewara’annya dan ketakwaannya.
5.   Seruan untuk berinfaq pada jalan-jalan kebaikan dan bersegera melakukannya di mana hal tersebut merupakan pertanda benarnya keimanan.
6.   Anjuran untuk bersabar tatkala mengalami musibah, khususnya apa yang dialami seorang muslim karena perbuatan amar ma’ruf nahi munkar.
7.   Semangat membaca Al Quran dengan pemahaman dan men-tadabbur-kan (merenungkan) ma’nanya, mengamalkan kandungan-kandungannya karena hal tersebut dapat memberi syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat.
8.   Seorang muslim harus menggunakan waktu dan umurnya dalam keta’atan kepada Allah ta’ala serta tidak mengabaikan karena kesibukan lainnya.

Alhamdulillahirabbil'alamin
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 


https://www.facebook.com/groups/bijaks/

Sabtu, 24 Januari 2015

" POLWAN BOLEH BERJILBAB SURAT KEPUTUSAN DITANDATANGANI "

Assalaamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim

Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti akan menandatangani surat keputusan yang membolehkan Polisi Wanita (Polwan) mengenakan jilbab pekan depan.
“Kalau TR (Telegram Rahasia)-nya sudah saya tanda tangani, maka Polwan boleh berjilbab,” kata Badrodin, Rabu malam (21/1), seperti dikutip tempo.co.

Badrodin yang kini menjadi pelaksana tugas Kepala Polri sejak Kaporli Jenderal Sutarman diberhentikan Jumat pekan lalu menambahkan, TR tersebut akan ditandatanganinya pekan depan. Namun, Badrodin belum menyebut hari dan tanggalnya.
Meski demikian, Badrodin memastikan draf surat keputusan mengenai aturan polwan mengenakan jilbab sudah siap.
Menurut Badrodin, selama ini belum ada aturan yang membolehkan Polwan untuk mengenakan jilbab. Kecuali Kepolisian Daerah Aceh yang sudah lama membolehkan Polwan berhijab sejak Provinsi Aceh menerapkan syariat Islam.
Dua tahun lalu, Mabes Polri sempat mewacanakan pemakaian jilbab bagi Polwan yang beragama Islam. Namun wacana tersebut tak pernah terealisasi sampai Sutarman diberhentikan dari jabatan Kepala Polri.*

Alhamdulillahirabbil'alamin
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 


Jumat, 23 Januari 2015

" PROFESOR YAHUDI MENGAKUI HANYA ADA SATU AGAMA : ISLAM "

Assalaamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim


Profesor Sejarah Universitas Hebrew, Yerusalem, Moshe Sharon, menegaskan, pada dasarnya agama di alam semesta ini hanyalah satu, yakni Islam. Agama tersebut mengokohkan keesaan Allah dan menegaskan nabi Muhammad sebagai utusan Allah.

“Dari mulai diciptakannya semesta ini, hanya ada satu agama, yaitu Islam,” ujarnya sebagaimana ditayangkan kantor berita Israel, Arutzsheva, yang dikutip pengguna youtube, Bahrain Tahir.
Dalam video berdurasi hampir tiga menit ini, Moshe menjelaskan lebih lanjut, jika ada siapa pun menyatakan tempat ini adalah kuil Sulaiman, maka muslim akan menyatakan itu benar. “Solomon (sulaiman, – red) adalah muslim. David (Daud, – red), Abraham (Ibrahim, – red), Moses (Musa, – red), Yesus (Isa, – red), adalah muslim.

“Inilah yang saya maksudkan dengan islamisasi sejarah. Di seluruh islamisasi sejarah akan ada islamisasi geografi, semua wilayah yang berhubungan dengan tokoh-tokoh tadi adalah wilayah muslim,” tegas Sharon.
Wilayah-wilayah tersebut, jelasnya, terlepas apakah sesudah Nabi Muhamad datang atau belum, harus dibebaskan. “Bukan untuk ditaklukkan. Yang ada adalah untuk dibebaskan,” imbuhnya.
Islam muncul di sejarah, pada saat Muhammad, adalah sebagai pembebas. Tidak ada penjajahan dalam Islam. Yang ada adalah pembebasan dalam Islam. 
(republika.co.id).*

Wallahu'alam bissawab
Alhamdulillahirabbil'alamin
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh  





Senin, 29 September 2014

" PUASA ARAFAH "

Assalaamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim


Puasa Arafah adalah puasa pada Hari Arafah, yaitu hari kesembilan dari bulan Dzulhijjah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat muslim yang tidak pergi haji, sebagaimana terdapat dalam riwayat dari Rasulullah S.A.W tentang puasa Arafah:

“ Dari Abu Qatadah Al-Anshariy (ia berkata),” Sesungguhnya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah di tanya tentang (keutamaan) puasa pada hari Arafah?” Maka beliau menjawab, “ Menghapuskan (kesalahan) tahun yang lalu dan yang sesudahnya.” (HR. Muslim no.1162 ) ”

Di dalam hadits yang mulia ini terdapat dalil dan hujjah yang sangat kuat tentang waktu puasa Arafah, yaitu pada hari Arafah ketika manusia wuquf di Arafah. Karena puasa Arafah ini terkait dengan waktu dan tempat. Bukan dengan waktu saja seperti umumnya puasa-puasa yang lain. Oleh karena puasa Arafah itu terkait dengan tempat, sedangkan Arafah hanya ada di satu tempat yaitu di Saudi Arabia di dekat kota Makkah bukan di Indonesia atau di negeri-negeri yang lainnya, maka waktu puasa Arafah adalah ketika kaum muslimin wuquf di Arafah.

Wallahu A'lam Bishawab
Alhamdulillahirabbil'alamin
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

https://www.facebook.com/adadicatatanku/

Selasa, 02 September 2014

Malaikat Rahmat - Malaikat Siksa

Bismillahirrahmanirrahim‎
 

Dari Abu Sa’id (Sa’ad bin Malik bin Sinan) al-Khudry berkata: 

Rasulullah saw bersabda, 
“Pernah terjadi pada umat terdahulu seseorang yang telah membunuh sembilan puluh sembilan jiwa kemudian ingin bertaubat maka ia pun mencari seorang alim lalu ditunjukkan kepadanya seorang pendeta maka ia pun bertanya, “Sesungguhnya saya telah membunuh sembilan puluh sembilan jiwa apakah ada jalan bagiku untuk bertaubat?” Jawab pendeta, “Tidak ada” Seketika pendeta itupun dibunuhnya sehingga genaplah seratus orang yang telah dibunuhnya. Kemudian ia mencari orang alim lainnya dan ketika telah ditunjukkan iapun menerangkan bahwa ia telah membunuh seratus orang apakah ada jalan untuk bertaubat? Jawab si alim, “Ya, ada dan siapakah yang dapat menghalangimu untuk bertaubat? Pergilah ke dusun itu karena di sana banyak orang-orang yang taat kepada Allah. Maka berbuatlah sebagaimana perbuatan mereka dan jangan kembali ke negerimu ini karena negerimu ini adalah tempat penjahat.” 
Maka pergilah orang itu tetapi di tengah perjalanan mendadak ia mati. 
Maka bertengkarlah Malaikat rahmat dengan Malaikat siksa. Malaikat rahmat berkata, “Ia telah berjalan untuk bertaubat kepada Allah dengan sepenuh hatinya.” 
Malaikat siksa berkata, “Ia belum pernah berbuat kebaikan sama sekali.” Maka datanglah seorang Malaikat berupa manusia yang menjadi juru penengah (hakim) di antara mereka. Ia berkata, “Ukur saja jarak antara dusun yang ditinggalkan dan yang dituju maka kemana ia lebih dekat, masukkanlah ia kepada golongan orang sana. 
Maka diukurlah kedua jarak itu dan ternyata lebih dekat kepada dusun orang-orang baik yang dituju, kira-kira terpaut sejengkal. Maka dipeganglah ruhnya oleh Malaikat rahmat.”
 
(Bukhari – Muslim)